Tampilkan postingan dengan label Seputar Manusia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Manusia. Tampilkan semua postingan

24 Januari 2012

Ludah Manusia Dapat Menyembuhkan Luka

Siapa menyangka kebiasaan orang desa di masa lalu yang menjilati kulit yang sakit ternyata bermanfaat. Baru-baru ini, para peneliti Belanda telah mengidentifikasi satu zat dalam air ludah manusia yang mempercepat penyembuhan luka.
Tim peneliti tersebut menemukan bahwa histatin, protein kecil di dalam air ludah yang sebelumnya hanya dipercaya membunuh bakteri, juga bertanggung jawab atas penyembuhan luka. Hasil penelitian tersebut dilaporkan dalam The Journal of Federation of American Societies for Experimental Biology (FASEB) edisi teranyar.

Penelitian itu menjanjikan harapan kepada orang yang menderita luka kronis yang berhubungan dengan diabetes dan gangguan lain, serta luka traumatis dan luka bakar. Selain itu, karena mungkin dapat diproduksi secara massal, zat tersebut memiliki potensi seperti krim antibiotik dan alkohol gosok.

"Kami berharap temuan kami pada akhirnya bermanfaat buat orang yang menderita luka yang tak kunjung sembuh, seperti borok di kaki dan luka akibat diabetes, serta bagi perawatan luka mengakibatkan trauma seperti luka bakar," kata Menno Oudhoff, penulis pertama laporan tersebut, seperti dikutip Xinhua.

"Studi ini bukan hanya menjawab pertanyaan biologi mengenai mengapa hewan menjilati luka mereka," kata Gerald Weissmann, Pemimpin Redaksi FASEB Journal. Penelitian tersebut juga menjelaskan mengapa luka di mulut, seperti luka setelah pencabutan gigi, sembuh jauh lebih cepat dibandingkan dengan luka pada kulit dan tulang.


Sumber : Antara

08 Juli 2011

Kenapa Kita Bersin?

Bersin adalah merupakan aliran udara yang hebat melalui mulut dan hidung. Ini terjadi di luar kemauan.

Biasanya bersin terjadi karena ada partikel pengganggu di dalam hidung. Ujung-ujung syaraf di dalam hidung merangsang kita bersin untuk menyingkirkan partikel- partikel tersebut.
Penyebab lain bersin adalah udara dingin atau sakit flu. Pada saat flu, banyak partikel asin di dalam hidung sehingga memaksa hidung merangsang bersin.

Yang perlu kita ketahui tentang bersin yaitu kecepatan udara saat kita bersin mencapai 166 kilo meter per jam. Lalu saat bersin kita akan mengeluarkan sampai 100. 000 butiran kecil lendir dan mikro organisme. Itu sebabnya, saat anda bersin sebaiknya tutup mulut dan hidung.

Kenapa Kita Batuk?

Sama halnya seperti bersin, ketika kita batuk tujuannya adalah untuk mengusir zat berbahaya dalam tubuh kita. Jika bersin terjadi karena ada partikel asing di hidung, maka batuk terjadi karena ada partikel atau zat asing di dalam paru- paru atau tenggorokan. Tujuannya adalah untuk membersihkan paru-paru dari zat yang berbahaya saat saluran pernapasan mulai terganggu.

Batuk dapat pula menjadi upaya yang disengaja untuk membersihkan tenggorokan. Batuk juga dapat menyebarkan kuman penyebab penyakit. Karena itu, sebaiknya ketika batuk hendaknya kita menutup mulut.

03 Juli 2011

Kenapa Seseorang Mendengkur Saat Tidur?

Saat tidur, seseorang bisa saja mendengkur atau mengorok. Suara kasar saat tidur ini biasanya disebabkan karena bernapas melalui mulut. Jaringan lembut pada langit-langit mulut dekat tenggorokan bergetar karena udara melewatinya saat bernapas melalui mulut. Selain itu, bibir, pipi, dan lubang hidung juga ikut bergetar.

Posisi yang umum penyebab dengkur adalah tidur terlentang. Hal ini karena mulut cenderung menganga dan lidah menghalangi saluran pernapasan. Salah satu solusinya adalah dengan mencoba tidur miring.

Berapa Tulang Yang Kita Miliki?


Manusia dari semenjak dilahirkan hingga dewasa mengalamai perubahan jumlah tulang pada tubuhnya. Anak bayi yang baru dilahirkan memiki 270 tulang. Beberapa tulang akan bergabung menjadi satu saat kita mulai dewasa dan saat itu, tulang yang dimiliki oleh orang dewasa menjadi 206 tulang. Pada bagian pusat terdapat 74 tulang, termasuk 26 tulang punggung, 22 pada bagian tengkorak dan 25 pada bagian yang disebut rusuk. Tangan dan kaki memiliki 126 tulang, 62 di kaki dan 64 di tangan. Telinga kita pun memiliki 6 buah tulang.

Kenapa Tubuh Kita Gemetar Saat Dingin?

Tubuh manusia tidak dapat mentoleransi suhu yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi.

Seseorang yang berada di luar ruangan dengan temperatur udara di bawah minus 29 derajat celcius tanpa mengenakan pakaian yang cukup tebal akan beku dan berakhir pada kematian karena tubuhnya kehilangan panas. Temperatur tubuh normal adalah 37 derajat celcius, dan ketika temperatur udara lebih rendah dari temperatur tubuh kita, panas akan mengalir dari tubuh kita. Pada temperatur udara sedang (berkisar antara 15-20 derajat celcius), tubuh kita tidak terlalu bermasalah, bahkan sesungguhnya temperatur udara sedang sangat dibutuhkan karena tubuh memproduksi panas berlebih dari yang kita butuhkan dan harus dilepas sebagian.

Suatu kondisi di mana temperatur tubuh turun disebut dengan hypothermia. Penurunan panas tubuh antara 1-2 derajat celcius mengakibatkan tubuh gemetar. Hal ini adalah merupakan salah satu upaya tubuh kita untuk menaikkan temperatur tubuh melalui gerakan dari sendi-sendi otot. Penurunan yang lebih drastis lagi akan mengakibatkan kehilangan kesadaran dan bahkan kematian. Kebalikan dari kondisi di atas disebut hyperthermia. Hal ini dapat disebabkan oleh tingginya udara di luar maupun faktor dari dalam tubuh kita sendiri yaitu ketika seseorang menderita demam.

Kenapa Kita Mengantuk Setelah Makan Siang?

Jam-jam setelah makan siang, biasanya adalah masa-masa yang sulit dilewati. Walaupun pada saat malam kita telah cukup tidur, tetap saja kita merasa ngantuk pada jam-jam tersebut.

Ada dua hal yang menyebabkan kita merasa ingin tertidur siang. Yang pertama adalah L- Tryptophan, yaitu asam amino yang menjadi bahan dasar terbentuknya niacin, vitamin B. Niacin sendiri akan dipakai untuk membuat serotonin, zat penghantar sinyal di otak yang dapat menimbulkan perasaan nyaman dan menyebabkan kita jatuh tertidur.
Makanan yang kaya karbohidrat seperti nasi akan merangsang pankreas untuk memproduksi insulin, yang akan menyimpan makanan dalam tubuh. Beberapa asam amino lain yang tadinya terkandung di dalam darah bersama-sama dengan L-Tryptophan, akan masuk ke dalam sel otot. Akibatnya akan terjadi peningkatan pada konsentrasi relatif L-Tryptophan dalam darah dan serotonin yang terbentuk membuat kita merasa ngantuk.

Penyebab yang kedua adalah proses pencernaan makanan. Tubuh akan mengirimkan darah ke sistem pencernaan karena proses pencernaan membutuhkan energi yang cukup besar, apalagi kalau makanan yang perlu dicerna mengandung banyak lemak. Energi yang diperlukan juga akan semakin tambah besar seiring dengan semakin banyaknya makanan yang kita konsumsi. Pada saat ini, sistem syaraf juga menyumbangkan sebagian stok darahnya dan sebagai akibatnya, sistem syaraf akan mengalami kekurangan oksigen untuk sementara. Menurunnya efektifitas kerja syaraf pada saat sistem pencernaan bekerja inilah yang juga membuat kita merasa ingin tidur siang.